Thursday, 19-09-2019 10:17:13 am
Home » Daerah » Pelayanan RSUD Soewondo Pati Sangat Mengecewakan”

Pelayanan RSUD Soewondo Pati Sangat Mengecewakan”

(50790 Views) December 11, 2016 12:40 pm | Published by | 9 Comments

Suarapatinews. Pati – Di tengah persaingan dalam pelayanan kesehatan antar rumah sakit baik milik Pemerintah Daerah (Negeri) maupun Swasta selalu berlomba mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat.

 

Pasien Ahmad Febri Santiko terbaring lemah tak berdaya.



Pelayanan adalah salah satu hal yang selalu didambakan oleh pasien untuk mempercepat proses penyembuhan dari sakit yang dideritanya.

Akan tetapi hal ini berbeda dari apa yang terjadi di RSUD Soewondo Pati.

Salah seorang pasien Ahmad Febri Santiko alamat Trimulyo Juwana mendapatkan pelayanan yang jauh dari apa yang diharapkan.

Dia yang masuk rumah sakit pada Minggu (30/10/16) pukul 19.00 WIB dengan keluhan sakit pada perut, terlebih dahulu menjalani pemeriksaan di UGD, kemudian dipindah perawatan di ruang Wijaya Kusuma Lt. 3 ruang No. 12 A.

Setelah menjalani pemeriksaan, baik pemeriksaan laborat maupun pemeriksaan secara langsung oleh dr. Arifin spesialis bedah dan dr. Didik spesialis penyakit dalam, pasien harus menunggu hasil diagnosa tentang penyakit yang dideritanya.

Berhari-hari pasien maupun keluarga menunggu keputusan / tindakan medis dari dokter yang menangani apa sesungguhnya penyakit yang ada tersebut. Hasil yang didapat hanya menunggu dan menunggu tanpa ada kejelasan yang pasti.

Berdasar keterangan keluarga pasien saat masuk di RSUD Soewondo Pati menggunakan pelayanan perawatan umum (biaya sendiri) tidak memakai BPJS, Jamkesmas ataupun Jamkesda.

Selama menunggu tindakan medis (penanganan operasi) yang akan dilakukan dokter, pasien (Ahmad Febri Santiko) setiap hari selalu buang air besar (BAB) berkali-kali tidak berhenti, muntah-muntah dan demam.

Mendapati hal tersebut akhirnya keluarga memutuskan untuk memindahkan pasien ke rumah sakit lain yang penanganannya lebih cepat.

Hari Sabtu (05/11) keluarga akhirnya melakukan APS (Atas Permintaan Sendiri) kepada RSUD Soewondo untuk memindahkan perawatan pasien ke rumah sakit (RS. Kariadi Semarang).

Pukul 11.00 WIB pasien keluar dari RSUD Soewondo setelah sebelumnya terlebih dahulu melakukan penyelesaian biaya administrasi yang ada.

Terus terang saya kecewa pak dengan penanganan medis di RSUD Soewondo Pati, lima hari dirawat menghabiskan biaya Rp. 11.129.000,00, tetapi anak saya tetap tidak ada tindakan lebih lanjut, ungkap keluarga pasien.”

Pukul 14.00 WIB (05/11) pasien tiba di rumah sakit Kariadi Semarang dan langsung mendapatkan penanganan medis. Pukul 03.00 WIB esok harinya Minggu (06/11) pasien menjalani operasi dan selesai pukul 05.00 WIB.

Di RS. Kariadi Semarang penyakit pasien diketahui sebagai usus buntu hingga segera dilakukan operasi oleh dr. Faris beserta Tim.

Setelah menjalani perawatan selama 5 hari, pasien akhirnya diperbolehkan pulang pada Kamis malam (10/11) dengan total biaya perawatan + operasi sebesar Rp. 22.506.000,00.

Kasubag Humas RSUD Soewondo Pati Subagyo ketika dimintai tanggapannya oleh wartawan MI terkait lambatnya tindakan medis yang dilakukan oleh dokter yang ada tidak mau memberikan keterangan sama sekali.

Bahkan setelah dia berkoordinasi dengan Wadir RSUD Soewondo Pati pun tetap tidak bisa memberikan keterangan dengan alasan menunggu keterangan terlebih dahulu dari dokter yang ada maupun melihat rekam medisnya dulu.

Satu hal yang perlu dipertanyakan di RSUD Soewondo Pati, apakah tidak bisa dibenahi pelayanan yang buruk ini, apakah pasien untuk mendapat kesembuhan harus berlama-lama menunggu tanpa ada kejelasan.

Kepada pihak terkait agar bisa mensikapi dari pemberitaan yang ada ini agar kepercayaan masyarakat Pati untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Soewondo Pati masih tetap tinggi.

Sangat disayangkan jika masyarakat Pati ketika sakit dan harus berobat menuju kepada rumah sakit lain seperti rumah sakit di Kudus ataupun rumah sakit yang ada di Semarang. ($.bari)

Published by

Categorised in:

9 Comments for Pelayanan RSUD Soewondo Pati Sangat Mengecewakan”

  • Harminto Soekardi says:

    Pelayanan RSU Soewondo memang sangat tidak layak, karena hanya mengambil keuntungan dari sewa kamar dan layanan kamar dari pasien seperti hotel. Jadi tanpa tindakan medis yang memadahi. Ketika seorang warga saya kecelakaan pun dibiarkan di kamar dengan segenap penderitaannya tanpa ada tindakan medis yang semestinya. Hanya di infus sebagai pengikat pasien biar tdk bisa dibawa pergi oleh keluarga. Dan setelah kami bawa ke salah satu RS Internasional di semarang, perawat pengantar dari pati di damprat habis oleh dokter RS tersebut berkaitan dengan penanganan sebwlumnya yang sangat membahayakan jiwa pasien yang dilakukan oleh tim dokter RSU Soewondo. Semoga kita selalu diberi keselamatan dan kesehatan dari Allah SWT. Kalaupun sakit janganlah sampai masuk ke RSU Soewondo… Karena hanya akan memperparah keadaan sakit dan kantong anda…

  • suworo says:

    Sebelumm nya saya direktur rsud raa soewondo mohon maaf atas pelayanan yg kurang berkenan dihati bpk..saya dapat merasakan kekecewaan bpk..karena saya sendiri pernah menjadi pasien dan keluarga pasien…insya Allah ini merupakan masukan dan pelajaran yg berharga buat kami..namun dalam kesempatan ini juga saya perlu menjelaskan kpd bpk setelah kami meminta keterangan dari dokter yg merawat..pasien tersebut menderita usus buntu dan akan dilakukan oprasi namun dalam pemeriksaan laborat ditemukan protombintime meninggi dan trombosit yg menurun maka oprasi ditunda karena jk dipaksakan dioprasi saat itu dihawatirkan terjadi perdarahan yg akan memperparah keadaan pasien tsb..maka tindakan selanjutnya adalah memperbaiki keadaan pasien tersebut dgn merawat bersama dgn dokter penyakit dalam…adapun kenapa di rs kariadi langsung di lakukan oprasi kemungkinan besar keadaan utk dilakukan oprasi sdh terpenuhi yg merupakan hsl dari perbaikan yg dilakukan di rsud raa soewondo..demikian mudah2an saudara Ahmad Febri Santiko cepat sembuh dan sehat seperti sedia kala Aamiin..

  • iqbal says:

    Pelayanan tidak menyenangkan dan jauh diluar bagus pun saya rasakan ketika membawa anak saya yang sakit DB di RS.RAA SUWONDO pati. Pelayanannya sangat lamban,bertele2,perawatnya pun tidak seramah ketika saya berada DI RS.KSH. perawat yg di ruang teratai 2 klo ngomng dan gojek sesama temanNya tidak aturan sampe mengganggu istrahat pasien. Tidak cepat tanggap sampai2 anak q dibawah ke ruang ICU padahal sebelum itu keadaan anak saya tidak separah itu. Apalagi CLEANING SERVIS nya.. sama pasien dan kluarga pasien tidak ramah sekali ngomongnya KASAR!! padahal anak saya menggunakan prawatan UMUM tidak BPJS atau tetek mbengeknya.tpi ttp aja playanannya kyk gtu!! RS umum sekelas gtu playanannya di bawah standart..MEMALUKAN Negara!!

  • sukron says:

    Betul mas….saya merasakan sendiri skitar 7 th yg lalu.tepatnya ketika melahirkan.sungguh kejam dan tak layak sbg lembaga kesehatan masyarakat.pelayanannya sangat tdk memuaskan.sikap perawatnya di kelas 3 terutama kepala bagian ruangan.seingatku rambut e pendek,dah mau stengah baya lah umur umuran e…sama anakbuah e sangat tdk menghargai pasien. Aku tdk pake jamkesmas dll…aju bayar umum habis skitar 1.620.000.
    Anehnya,ketika yg jenguk istriku berpakaian dinas PNS serentak sikapnya berubah total,bilangnya” kenapa dari awal kok gk bilang bu nek jenengan niki guru”
    Sungguh ironis sekali dalam perbedaan sikap…..kasihan y petugas e….jd manusia terkutuk.benernya mau tak tuntut saat itu,tp aku bingung mau lewat jalur mana,lagian aju pas lg Kosong hhhh. Apakah itu merupakan doktrin atau bagaimana?aku gk tau…. Semoga mereka di berikan petunjuk.Wallahu a’lam

  • Keisya says:

    Pakai biaya sendiri aja pelayanan sprti ini.. apalagi yg pakai BPJS atau jamkesmas .. miris skli pelayanan kesehatan skrg ini…

  • Angelliee heart II says:

    Gak cuma itu… memang dr dlu penanganan di rs suwondo sangat lah kurang bsa diblg buruk… drpd saya pakai bpjs lbh baik saya byar dgn uang… krn bpjs kalau di rs suwondo selalu dikesampingkan… n pelayanan dibedakan…

  • Klarifikasi Direktur RSUD RAA Soewondo Pati dr. SUWORO NURCAHYONO, M.Kes.

    Pertama – tama kami mohon maaf sebesar – besarnya pada pasien dan keluarga atas ketidak nyamanan dalam pelayanan kami. Selanjutnya kami akan menjelaskan kronologis pelayanan yang ada di RSUD RAA Soewondo Pati sebagai berikut :
    1.Bahwa Pasien datang dengan Diagnosis sementara Appendicitis dari IGD dan dirawat di ruang Wijaya Kusuma III.
    2.dr. Mochamad Arifin, Sp B ( KBD ) sudah melakukan persiapan Operasi Appendiktomi tetapi, pada pemeriksaan laboratorium darah ditemukan adanya kelainan faktor-faktor pembekuan darah, yang dicurigai karena faktor infeksi, kemudian dr. Mochamad Arifin, Sp B ( KBD ) konsultasi ke dr. Didik Wiharyadi, Sp. PD ( FINASIM ) dan diputuskan untuk memperbaiki keadaan pasien dahulu bersama dokter Penyakit Dalam.
    3.dr. Mochamad Arifin, Sp B ( KBD ) telah memberitahu kepada pasien bahwa operasi ditunda karena resiko pendarahan selama dan sesudah operasi.
    4.Direncanakan pemeriksaan ulang faktor-faktor pembekuan darah setelah pengobatan, bila faktor pembekuan membaik akan dilakukan operasi.
    5.Akan tetapi sebelum dilakukan pemeriksaan ulang laboratorium, pasien pulang atas permintaan sendiri.
    6.Di RSUP dr. Kariadi bisa langsung dilakukan operasi karena keadaan pasien sudah membaik, artinya selama perbaikan di RSUD RAA Soewondo Pati bisa tercapai.
    Demikian, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

  • Pujiwati says:

    Hari ini tgl 23 okt 2017 krn terlambat dtg..yg sebelumnya dpt antrian no 84..ditukar dg antrian no 254..sementara yg baru dtg tanpa no antrian tp kenal dg petugas rumah sakit..dpt lbh dulu dilayani..apa seperti ini pelayanan publik sekelas RS pemerintah ??? Masih blm bisa menghilangkan budaya KKN..harusnya yg dibangun itu bkn gedung saja tp juga mental dr petugasnya..kami kesitu mng coba2 operasi anak kami..kebetulan dpt jadwal kontrol..pd akhirnya krn kecewa kami tdk jd kontrolkan anak kami..trus kami bawa sendiri ke dokter keluarga..sungguh kami kapok utk berobat ke situ..yg sela ini kalo sakit kita mesti berobat ke RS Swasta spt KSH..mohonlah pemerintah kabupaten bisa memperbaiki imej RS Suwondo yg spt itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *