Thursday, 19-09-2019 11:09:23 am
Home » Misteri » Murkanya Para Leluhur Penguasa Misteri Gunung Kendeng di Bumi Pati

Murkanya Para Leluhur Penguasa Misteri Gunung Kendeng di Bumi Pati

(10844 Views) August 30, 2017 6:31 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Dikisahkan dari cerita perjalanan alur hidup seorang musyafir, Widiharto (Raden Widiharto (48) yang bertempat tinggal di dukuh Rondole Desa muktiharjo kecamatan Margorejo PATI JATENG. Latar belakang sebelum beliau menjadi musyafir beliau seorang yang berpendidikan, di thn 1989 belajar di SMA nasional PATI sampai lulus dan melanjutkan kuliah di AKPARI Semarang 91–92 sampai selesai. Dengan semboyannya hidup adalah pilihan, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan hidup akhirnya memilih berkerja di BANK BPD JATENG.

LogoLicious_20170830_133034

Dari ceritanya yang di kutip tim misteri, seorang hidup di dunia tak lepas dari nasib dan takdir. Seperti hal yang di alaminya pada saat itu bernasip kurang bagus mengalami kecelakaan parah sampai kritis beberapa hari, setelah proses pengobatan akhirnya beliau sembuh seperti semula. Semenjak itu beliau meninggalkan duniawi dan mulai belajar mendekatkan diri kepada Alloh Yang Maha Kuasa dengan menjalankan lelaku menjadi seorang musyafir, dari situlah beliau bisa memahami kepahaman KEYAKINAN manusia hidup yang semestinya,” tuturnya.



Perjalanan seorang lelaku menjadi musyafir beliau sudah banyak tempat tempat yang di datanginya, seperti mulai dari sumatra, palembang, jabar, tempat religi makam dari wali songo (wali 9) puncak 29, makam syah jangkung, nyai ageng, makam prabu angkling darma, keramat WATU PAYUNG, dan sampai di madura.

Adapun cerita sejarah di kota kelahirannya yaitu kota PATI, yang menurut keyakinanya beliau mengatakan bahwa BUMI PATI adalah BUMI TERTUA dari belahan dunia.

Dalam pra sejarah sebelum terbentuknya telatah/denah daratan seluruh dunia, sudah di sebutkan sabda purwo carito, purwo kondo, purwo nyoto dan purwokawitan, di jelaskan kurang lebihnya bahwa di bumi PATI-JATENG dahulu kala sudah ada kerajaan tua seperti kerajaan parang garudo, parang kusumo dan parang suko yang menjadi penerus dari kerajaan terdahulu yaitu kerajaan indra prasta dalam naungan kekuasaan kesatria samba yang masih keturunan dari DEWA KRISNA,” imbuhnya.

Diceritakan juga dari sejarah luluhur para DEWA/DEWI di jamannya menurut kenyakinan beliau (Raden Widiharto) bahwa para leluhur DEWA/DEWI berada di BUMI PATI -JATENG yang berada di pagunungan kendeng tepatnya berada di WATU PAYUNG di Desa Gadudero – Sukolilo – PATI JATENG.

Dari banyaknya petilasan atau peninggalan sejarah para luluhur dewa/dewi, yaitu KALI SILUGONGGO (sungai gangga) yang berada di sebelah selatan pusat kota PATI berjarak sekitar 8 km dari pati ke selatan, masyarakat lebih mengenal sebutan kali tanjang hingga ke ngantru sampai ke juwana,” tegasnya.

Dalam KEYAKINANNYA juga di sebutkan para leluhur DEWA/DEWI di jamanya dari masa ke masa dan turun temurun hingga banyaknya sejarah kerajaan terdahulu hingga di masa kerajaan MAJAPAHIT, peninggalan sejarah purba kala salah satunya adalah PINTU GERBANG MAJAPAHIT, yang sampai sekarang masih berdiri kokoh berada di DK Rendole-DS Muktiharjo–Rt 03–Rw 0- Margorejo-PATI,” imbuhnya.

Bukan hanya sekedar mitos banyaknya situs peninggalan leluhur di bumi PATI yang faktanya sampai sekarang bahwa para presiden RI dari yang pertama sampai persiden yang masih menjabat (Pak Jokowi) tidak ada yang berani datang silaturahmi/kunjungan kerja di BUMI PATI-JATENG, dalam kayakinannya (raden Widiharto) apabila persiden yang sekarang masih menjabat berani berkunjung di bumi Pati maka akan berdampak runtuhnya jabatan tersebut,” tuturnya.

LogoLicious_20170830_134303
Masih terkait gunung kendeng sendiri yang rencananya pemerintah kabupaten PATI tingkat propinsi dan pusat yang akan mendirikan pabrik semen di gunung kendang, menurut Widiharto sangat tidak setuju dan menolak keras adanya rencana di dirikan pabrik semen.
Harapan saya pemerintah harus mempertimbangkan lagi, yang notabene pemerintah harus melestarikan lingkungan situs cagar budaya sehingga alhasil pemerintah bisa urungkan dan membatalkan pabrik semen di gunung kendang.

Banyaknya situs sejarah peninggalan leluhur para dewa/dewi di jamanya yang berada di sepanjang pegunungan kendeng ini wajib dan harus di uri uri atau dilestarikan, dalam keyakinan saya jika pemerintah instansi terkait masih sikukuh mendirikan pabrik semen maka leluhur di gunung kendeng tepatnya di WATU PAYUNG akan murka, akan kena bendhu AZAB dari YANG MAHA KUASA,” tutupnya.  (Darsono/SPN Pati)

Published by

Categorised in:

No comment for Murkanya Para Leluhur Penguasa Misteri Gunung Kendeng di Bumi Pati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *