Saturday, 20-07-2019 04:35:58 pm
Home » Hukrim » Kisah Cinta Waji Perangkat Desa Tanjungrejo Berakhir Dengan Penggrebekan Oleh Warga

Kisah Cinta Waji Perangkat Desa Tanjungrejo Berakhir Dengan Penggrebekan Oleh Warga

(5032 Views) February 17, 2019 10:47 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Kisah cinta seorang petualang sejati Waji berakhir dengan penggrebekan oleh pemuda dan warga desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso Kab. Pati pada dini hari tepat pada pukul 02.30 WIB di Poliklinik Kesehatan Desa’.

Penggrebekan oleh warga di dampingi oleh Polsek setempat.

Seharusnya Waji, SH sebagai perangkat desa bisa memberi contoh perilaku suritauladan yang baik kepada masyarakat setempat baik sebagai figur (seorang kepala keluarga) maupun sebagai abdi negara yang menjabat sebagai Kaur Keuangan Desa’ Tanjungrejo, Minggu tgl (17/02/19).



Saat kejadian berlangsung Waji, SH saat itu menginap di rumah dinas sang bidan ibu Hartini yang menjalani profesi sebagai bidan desa selama hampir tujuh tahun lebih di desa tersebut dan hampir selama dua tahun, yang katanya sudah minta ijin secara lisan kepada kepala desa Haryasit untuk tinggal di PKD tersebut.

Kedua sejoli ini menjalani hubungan gelap Waji dengan sang bidan bagaikan muda mudi yang dirundung asmara.

Menurut mas Muhadi kronologi penggrebekan dilakukan oleh bapak RT Supomo bersama warga setempat dan pemuda yang sudah sangat geram dengan perilaku kedua sejoli selama ini.

Dan penggrebekan di dampingi oleh pihak Polsek Margoyoso Aiptu Wahyu agar tidak ada kejadian yang anarkis oleh pemuda dan warga setempat.

Yang akhirnya Waji, SH dibawa ke Balai Desa Tanjungrejo untuk dimintai klarifikasi dan keterangan oleh warga maupun pemuda yang menyatakan bahwa selama ini kedua sejoli sudah menikah siri, bahkan kedua sejoli ini masing masing sudah berkeluarga dan memiliki anak yang sah dari pihak Waji, SH sendiri maupun dari ibu Hartini.

Saat dimintai keterangan oleh Muhadi tokoh pemuda bahwa status nikah siri sudah berlangsung hampir satu tahun namun Waji tidak bisa membuktikan kebenaran nikah siri tersebut.

Ibu Hartini saat dimintai klarifikasi oleh awak media hanya menjawab non coment, karena sudah diserahkan kepada Waji, SH apapun jawabannya agar tidak menimbulkan dampak negatif di mata masyarakat.

Suami ibu Hartini, Suharno yang berprofesi sebagai sopir truk hanya menyatakan sikap tidak tahu menahu dan hanya minta foto mereka berdua, karena beliau saat ini sedang ada kerjaan di luar kota.

Mediasi berlangsung sangat alot mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.22 WIB di balai desa berlangsung dengan kondusif tidak ada tindakan anarkistis, dan Waji, SH menyatakan dengan surat pernyataan ini bahwa tidak akan tinggal di rumah dinas PKD atau Poliklinik Kesehatan Desa selama belum menikah secara resmi dengan Hartini sang bidan pujaan hatinya.

Surat pernyataan tersebut dibacakan oleh Kades Tanjungrejo Haryasit dihadapan warga dan masyarakat setempat.

Dan bila saya melanggar pernyataan ini sanggup diberi sanksi atau di proses secara hukum.

Demikian pernyataan yang dibuat oleh Waji, SH di depan para pemuda dan masyarakat Desa’ Tanjungrejo kecamatan Margoyoso kabupaten Pati.

Masyarakat desa Tanjungrejo mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polsek Margoyoso yang telah melindungi, mengayomi dan melayani sampai permasalahan ini selesai dengan kondusif tidak ada timbul tindakan anarkistis. ($.tikno)

Published by

Categorised in:

No comment for Kisah Cinta Waji Perangkat Desa Tanjungrejo Berakhir Dengan Penggrebekan Oleh Warga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *