Wednesday, 16-10-2019 10:45:14 pm
Home » Pendidikan » Agribisnis dengan Memanfaatkan Barang Bekas oleh Peserta Didik SMK Farming Pati

Agribisnis dengan Memanfaatkan Barang Bekas oleh Peserta Didik SMK Farming Pati

(134 Views) September 14, 2019 3:53 am | Published by | No comment

Suarapatinews.com – Pati. Perawatan rutin tanaman sayuran bertema pemanfaatan barang bekas dilakukan di sela-sela jam pelajaran pada Sabtu (14/9) oleh beberapa peserta didik SMK Farming Pati.

 

Perawatan Rutin pada Sayuran Ramah Lingkungan



 

Untuk menambah ilmu pengetahuan serta menanamkan jiwa wirausaha sejumlah peserta didik SMK Farming dibekali keterampilan dalam bercocok tanam. Beberapa jenis tanaman sayuran menjadi obyek untuk mewujudkanya.

 

Sekilas memang nampak seperti kebanyakan sayuran yang diusahaan petani. Akan tetapi budidaya sayuran yang dilakukan oleh peserta didik SMK Farming Pati memiliki ciri khas tersendiri yaitu ramah lingkungan, dengan cara memanfaatkan barang bekas sebagai pengganti pot tanaman.

 

Penggunaan kembali kaleng cat dan kaleng biskuit sebagai pot, merupakan salah satu kegiatan untuk mendukung program ramah lingkungan SMK Farming Pati yaitu diet plastik, yang artinya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

 

Selain penggunaan barang bekas, dalam perawatan tanaman misalnya pemupukan, pengendalian HPT (hama pengganggu tanaman), dan penyiangan ditekankan pada penggunaa produk alami.

 

Disamping uraian panjang di atas menurut salah satu guru pengampu mapel pertanian Dian R tujuan besar dari kegiatan budidaya sayuran ini adalah untuk melatih siswanya gemar menanam, yang selain untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga juga bisa dijadikan peluang bisnis.

 

Masih menurut Dian R, selain melakukan penanaman, seluruh siswa juga diajari menghitung (RAB) rencana anggaran biaya. Sehingga para peserta didik mampu menghitung modal dan keuntungan yang akan diperoleh.

 

Lebih lanjut lagi Dian R menyampaikan kepada peserta didik agar ilmu yang di dapat di sekolah bisa diterapkan di rumah masing-masing.

 

Aplikasi memuliai bisnis sayuran dapat diawali dengan mencukupi kebutuhan rumahnya sendiri, sehingga di dalam keluarga tidak lerlu membeli sayuran dari luar.

 

Setelah sukses mencukupi kebutuhan sayur rumah tangga, pengembangan bisnis bisa diperluas dengan mencukupi kebutuhan lingkungan sekitar dalam lingkup RT, RW, Desa, dan selanjutnya hingga benar-benar bisa menjadi seorang pembisnis sayuran berskala besar tutup Dian R, (Andik).

Published by

Categorised in:

No comment for Agribisnis dengan Memanfaatkan Barang Bekas oleh Peserta Didik SMK Farming Pati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *