Sunday, 28-02-2021 09:30:07 pm
Home » Pertanian » Perilaku Pro-Lingkungan di Masa Pandemi

Perilaku Pro-Lingkungan di Masa Pandemi

(64 Views) November 12, 2020 11:47 pm | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Semenjak World Health Organization (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global pada tanggal 11 Maret 2020, pandemi Covid-19 ini berakibat pada “mendeknya” seluruh aktivitas manusia.

Semua orang dipaksa untuk selalu hidup bersih dengan selalu mencuci tangan, selalu menggunakan masker, untuk tetap tinggal di rumah sebagai bentuk dari jarak sosial dan jarak fisik.



Pandemi berdampak kepada perubahan norma perilaku manusia dalam berinteraksi dengan orang lain maupun lingkungannya.

Kaitannya dengan lingkungan pandemi Covid-19 memberi kabar gembira sekaligus kabar yang memprihatinkan.

Beredar postingan-postingan di media sosial maupun tulisan-tulisan di berbagai portal berita online yang menggambarkan bahwa kondisi lingkungan menjadi lebih baik.

Karantina wilayah ataupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memaksa banyak orang untuk tetap tinggal di rumah.

Karyawan harus bekerja dari rumah, anak-anak sekolah diminta untuk sekolah dari rumah, tempat hiburan dan wisata ditutup, serta transportasi umum dibatasi jumlah dan jam operasional dibatasi memberi dampak kepada kondisi lingkungan.

Namun pada sisi yang lain, di masa pandemi Covid-19 ini juga dilaporkan adanya peningkatan jumlah sampah plastik, terutama sampah dari medis yang meningkat tajam.

Selain itu juga dilaporkan bahwa penggunaan listrik rumah tangga juga mengalami peningkatan.

Lonjakan penggunaan listrik tentu saja akan berdampak kepada perubahan iklim. Suhu permukaan bumi diperkirakan akan semakin meningkat, yang akan berdampak pada kegagalan panen, kelangkaan air, tenggelamnya daerah pesisir, banjir dan kekeringan.

Persoalan-persoalan tersebut merupakan contoh nyata masih pentingnya kita membicarakan tentang perilaku peduli lingkungan.

Perilaku pro-lingkungan didefinisikan sebagai penggunaan layanan dan produk untuk memenuhi kebutuhan dasar dan membawa kualitas hidup yang lebih baik sambil meminimalkan penggunaan sumber daya alam dan bahan-bahan beracun serta emisi limbah dan polutan selama siklus hidup agar tidak membahanyakan kebutuhan generasi mendatang.

Allah menciptakan lingkungan hidup bagi manusia supaya manusia dapat mengambil manfaat dan demi kemaslahatan hidup manusia sendiri.

Dalam QS. Al-Hijr ayat 51-55, Allah memberi gambaran tentang penciptaan alam semesta yang sesungguhnya diciptakan untuk kemaslahatan umat manusia.

Kewajiban kita untuk menjaga kelestarian alam semesta juga tidak terlepas dari tugas manusia sebagai khalifah fil ardh yang bertugas menebarkan rahmat kepada alam semesta.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mendorong perilaku pro-lingkungan sebagai wujud dari kepedulian kita untuk selalu menjaga lingkungan, yaitu sebagai berikut ;

1. Memupuk rasa senang terhadap lingkungan hidup dengan cara menanam pohon, membersihkan sampah di sekitar, peduli dengan kebersihan lingkungan dan berbagai bentuk kegiatan yang mendorong rasa cinta terhadap lingkungan.

2. Menciptakan norma akan kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan membuat berbagai macam aturan tentang menjaga kebersihan lingkungan, aturan membuang sampah dan yang lebih penting memberi contoh kepada orang lain untuk peduli terhadap lingkungan hidup.

3. Meningkatkan keyakinan diri bahwa kita mampu untuk berbuat baik terhadap lingkungan hidup kita.

Tantangan yang sering kita hadapi adalah perasaan tidak dapat hidup tanpa sesuatu yang mungkin bisa merusak lingkungan, misalkan banyak orang saat ini merasa tidak bisa minum kalau tidak menggunakan plastik, atau sangat merepotkan kalau mau belanja harus membawa tas daur ulang, lebih enak menggunakan tas keresek yang disediakan oleh toko.

Perasaan tidak mampu ini harus kita lawan dengan meyakini bahwa hal-hal yang dipandang sulit akan menjadi mudah kalau sudah menjadi kebiasaan.

Semoga di masa pandemi ini dan seterusnya menjadi momentum kita untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan berbagai aktivitas yang pro-lingkungan semisal bercocok tanam, hemat listrik, mengurangi sampah plastik dan lain sebagainya. (Septia D.A)

Published by

Categorised in:

No comment for Perilaku Pro-Lingkungan di Masa Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *