Monday, 25-01-2021 12:56:17 pm
Home » Daerah » Uncategorized » Perspektif Islam Tentang Kebersihan Saat Corona

Perspektif Islam Tentang Kebersihan Saat Corona

(158 Views) November 28, 2020 6:25 am | Published by | No comment

Suarapatinews.com – Pati.

Penulis : Dwike Adelya, KKN SAPTADASA IPMAFA PATI.

”Kebersihan Sebagian dari Iman” kalimat tersebut sudah tertanam sejak kecil sampai sekarang, apalagi pada masa-masa seperti ini kebersihan sangat penting sebagai upaya pencegahan virus corona, mulai dari menjaga kebersihan diri, kebersihan rumah, kebersihan lingkungan, dan lain-lain.




Virus corona terbukti dapat bertahan hidup selama berjam-jam bahkan berhari-hari di permukaan suatu benda oleh karena itu untuk mencegah kita perlu membersihkan rumah secara menyeluruh dan melakukan penyemprotan desinfeksi bila diperlukan. Kebersihan merupakan cara sederhana dan efektif menyikapi penularan serta pencegahan virus corona karena pada dasarnya mencegah lebih baik daripada mengobati.

Dalam hal ini syariat Islam adalah garda terdepan dalam masalah kesucian dan kebersihan. Dalam Islam kebersihan memiliki arti yang luas yaitu mencakup kebersihan dhohir dan kebersihan batin, kebersihan dhohir adalah dari najis atau kotoran yang terdapat pada tubuh pakaian tempat dan lain-lain sedangkan kebersihan batin adalah membersihkan diri dari sifat-sifat tercela perbuatan yang tak terpuji, akidah-akidah yang sesat, serta ajaran-ajaran yang menyimpang dari Islam. Agama Islam sangat menekankan keseimbangan lahir dan batin, jiwa dan raga, material dan spiritual, serta dunia dan akhirat. Begitu juga dalam masalah kebersihan, umat Islam tidak hanya diperintahkan membersihkan hati dan akhlak tapi juga diperintahkan membersihkan seluruh badan.

Islam sangat mementingkan kebersihan dan kesucian dengan sifatnya yang umum, baik menyangkut perihal kebersihan fisik dan tempat tinggal. Maupun kesucian jiwa, pikiran dan lain sebagainya, bahkan lebih dari itu Islam menjadikan kebersihan dan kesucian sebagai salah satu prasyarat sah diterima dan ditolaknya suatu amal ibadah seperti shalat, puasa dan lainnya.

Seperti firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 6)
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَا غْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَ يْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَا فِقِ وَا مْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَ رْجُلَكُمْ اِلَى الْـكَعْبَيْنِ ۗ وَاِ نْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَا طَّهَّرُوْا ۗ وَاِ نْ كُنْتُمْ مَّرْضٰۤى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَآءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَآئِطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَآءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَا مْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَ يْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗ مَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰـكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَ لِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
”Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.”

Masalah kebersihan merupakan masalah pokok dalam ajaran Islam dan ini cukup banyak ditunjukkan oleh para ulama fiqih terdahul. Mereka biasanya, dalam menyusun kitab fiqih selalu menjadikan bersuci atau thaharah ditempatkan di bawah pertama. Hal tersebut menunjukkan bahwa kebersihan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam Islam.

Islam merupakan agama yang suci untuk itu Islam mewajibkan kita untuk senantiasa menjaga kebersihan baik kebersihan tubuh maupun lingkungan, banyak cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan diantaranya selalu mencuci tangan dengan bersih, membersihkan tubuh, pakaian, rumah, lingkungan, dll.

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan senantiasa mampu melindungi diri dari penyakit termasuk diantaranya mencegah dari penyebaran virus corona.

Published by

Categorised in:

No comment for Perspektif Islam Tentang Kebersihan Saat Corona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *