Friday, 20-05-2022 09:46:21 am
Home » Kabar Desa » Wisata Desa » Musafir Biru Dipuncak Kawasan Panorama Cinta di Gunung Rowo

Musafir Biru Dipuncak Kawasan Panorama Cinta di Gunung Rowo

(2792 Views) May 8, 2018 1:16 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Kehadiran sebuah Objek Wisata di suatu daerah menjadi icon tersendiri, dan tentunya membawa banyak manfaat bagi daerah serta masyarakat sekitar tentunya, Selasa tgl (08/05/18).

Manfaat bagi daerah diantaranya adalah, menyumbang pendapatan kas daerah, dan membantu dalam mempromosikan beberapa produk unggulan yang dihasilkan oleh daerah tersebut, misalnya  kain batik, kuliner, souvenir, dan sebagainya.



Sedangkan manfaat dari keberadaan objek wisata bagi masyarakat sekitar diantaranya adalah, menggerakan roda perekonomian, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru seperti, menjadi pemandu wisata, menjual souvenir, dan membuka usaha warung makan, ojek dll.

Tak terkecuali dengan salah satu wisata andalan Kabupaten Pati yaitu, wisata Gunung Rowo. Dimana lokasi wisata ini tepatnya berada di desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati.

Perlu anda ketahui, bahwa waduk Gunung Rowo merupakan sebuah waduk yang terletak di lembah diantara beberapa puncak bukit di lereng gunung muria sebelah timur, luas areal waduk tersebut sekitar kurang lebih 320 Ha.

Menurut catatan Kantor Dinas Permukiman dan Prasarana, waduk Gunung Rowo dibangun semasa Pemerintahan Belanda pada tahun 1928.

Selain menawarkan Panorama alam dan airnya yang indah, wisata ini juga menawarkan beberapa destinasi yang menarik diantaranya, kuliner seperti ikan gurami goreng maupun bakar, tempe penyet, gorengan, rujak, es degan, pop ice, dan banyak menu yang disajikan, juga memancing, dan tentunya ada spot spot menarik untuk berswa-foto / berselfi ria.

Ketika tim awak Media mencoba jalan jalan ke wisata tersebut, objek wisata ini cukup ramai dan di kunjungi wisatawan lokal berbagai usia, mungkin ini dikarenakan akhir pekan.

Lokasinya memang sungguh adem duduk di bawah pohon rindang nan asri, dan membuat nyaman siapa saja yang berkunjung ke objek wisata tersebut.

Dalam pantauan kami, banyak para keluarga dan muda mudi yang saling bercengkerama memadu kasih asmara melepas rindu, sambil ngobrol sana sini dan menikmati kuliner yang ada di objek Wisata Gunung Rowo tersebut.

Bukan sekedar itu saja, bagi mereka yang hobi memancing bisa menyalurkannya di objek wisata tersebut, tepatnya di bibir waduk, karena di lokasi banyak yang menjual pancing dan lumut sebagai umpannya.

Akhirnya tim awak mediapun berhasil mewawancarai salah satu pengunjung yang bernama mas Ajib, beliau mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Wisata Gunung Rowo adalah untuk melepas rasa penat akibat bekerja yang dikejar target produksi.

” iya mas, akhir pekan memang saya usahakan main kesini kalau ada waktu. Ya…, untuk menghilangkan penat akibat kerja yang dikejar target, ” imbuh mas Ajib, seorang karyawan pabrik.

Tapi sayang, spot spot untuk berselfi ria masih minim, harapan kami objek wisata tersebut bisa ditambah spot spot baru untuk berselfi ria khususnya yang ada di bagian bukit, misalnya replika kapal, replika hewan, replika sarang burung, ada water boom, kereta gantung dan tentunya masih banyak lagi.

Dan semoga bisa menjadi perhatian bagi pihak pengelola untuk menambah apa apa yang masih kurang dalam wisata tersebut, supaya bisa menjadi destinasi wisata pilihan bagi masyarakat Pati dan sekitarnya. ($.kusno)

Published by

Categorised in:

No comment for Musafir Biru Dipuncak Kawasan Panorama Cinta di Gunung Rowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *