Friday, 21-01-2022 08:35:12 pm
Home » Daerah » Mengklasifikasikan Tipe – Tipe Pemilih Pada Pilkada / Pilgub Jateng 2018

Mengklasifikasikan Tipe – Tipe Pemilih Pada Pilkada / Pilgub Jateng 2018

(560 Views) June 26, 2018 1:23 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Pemilihan gubernur kurang satu hari lagi, sebagai salah satu penyelenggara pemilu yang diamanati pada divisi sosialisasi saya merasa was-was ketika ternyata gegap gempita piala dunia mengalahkan hingar bingar pilkada serentak tahun 2018, Selasa tgl (26/06/18).

Hajatan besar di negeri ini, mari sukseskan pesta demokrasi pada hari Rabu tgl 27 Juni 2018.

 



 

Masih terekam dalam ingatan saya ketika pilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2006 dimana partisipasi pemilih hanya mencapai 44,3 % dan menjadi yang terendah di Jawa Tengah. Bahkan ada satu TPS yang menggunakan hak pilihnya hanya beberapa orang saja, sehingga Pati menjadi sorotan nasional pada waktu itu dan ternyata selalu menjadi sorotan dalam berbagai pilkada selanjutnya tapi dengan kasus yang berbeda.

Berdasarkan beberapa rangkaian kegiatan sosialisasi yang saya ikut di dalamnya ada beberapa hal yang menjadi catatan saya tentang tipe pemilih.

Pertama: ketika sosialisasi pada masyarakat yang berusia 30 tahun ke atas, mereka cenderung berasumsi bahwa pemilu itu harus ada uang sebagai bentuk pesta demokrasi, maka muncul istilah dalam bahasa jawa “ra wek ra blos”, terlepas apakah mereka nantinya memilih berdasarkan siapa yang memberi uang atau tidak?

Kedua: ketika saya melakukan sosialisasi pada pemilih pemula atau di tingkat sekolah menengah atas /madrasah aliyah, saya mendapati mereka sangat bersemangat untuk menggunakan hak pilih yang baru saja mereka dapatkan, tapi ternyata demokrasi tidak seperti apa yang mereka persepsikan.

Bahkan ada pertanyakan yang menggelitik bagi kami terkait bagaimana hukum Islam memandang pemberian uang ketika pemilu?

Ketiga: Ada tipe pemilih yang berasumsi bahwa bagaimanapun hasil dari pemilu toh tidak merubah nasib atau keadaan mereka. Mereka cenderung cuek terhadap pesta demokrasi. Mau diberi uang atau tidak mereka ogah-ogahan untuk datang ke tps. Bagi mereka pemilu hanya sebuah siklus lima tahunan yang kegiatannya hanya monoton itu-itu saja.

Jadi, sebagai penyelenggara pemilu tentunya kita harus mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif demi suksesnya partisipasi pemilih pada pilgub jateng tahun 2018.

Oleh : Moh. Syamsul Arifin,
Divisi Sosialisasi PPK Sukolilo
(Andik/kusno)

Published by

Categorised in:

No comment for Mengklasifikasikan Tipe – Tipe Pemilih Pada Pilkada / Pilgub Jateng 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *