Monday, 17-06-2024 04:48:56 pm
Home » Kabar Desa » Usaha Rumahan Batik Tulis Dari Desa Jrahi Menjadi Daya Tarik Tersendiri

Usaha Rumahan Batik Tulis Dari Desa Jrahi Menjadi Daya Tarik Tersendiri

(1176 Views) January 25, 2019 4:58 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Pada hari Sabtu  kemarin Tim 1 KKN Undip 2018/2019 mengunjungi salah satu rumah penduduk Desa Jrahi yang mempunyai usaha rumahan pembuatan batik tulis tepatnya yaitu di RW 03 Desa Jrahi.

Batik tulis yang eksotis dengan ornamen khas gunung wungkal, yang menggambarkan keindahan alam.

Saat kunjungan, TIM 1 KKN Undip 2018/2019 melihat secara langsung proses pembuatan batik tulis khas Gunungwungkal adalah Nama anggota KKN Desa jrahi yaitu Qoirina Sukma Widyasari, Angelina Sri Restuning, Farhan Ali Ma’ruf, Arief Darmawan, Dea Invia Ningrum, Sulistiyani, Yusak Gawe, Fiqky Akbar, Faizal Nur Rahman, Dewi Paras Utami dan Nur Masfufatun Nikmah.



Batik tulis Desa Jrahi memiliki motif yang menggambarkan ciri khas dari Kecamatan Gunungwungkal, jumat tgl (25/01/19).

Ibu Sutrisni merupakan delegasi dari desa yang mendapatkan pelatihan membatik se-Kecamatan Gunungwungkal pada program yang diadakan oleh pemerintah desa.

Adanya pelatihan membatik tersebut membuat beliau termotivasi untuk membuka usaha pembuatan batik tulis di rumah.

Awalnya beliau menjalankan usaha pembuatan batik tulis bersama dengan penduduk Desa Bancak, namun, kemudian memutuskan untuk merintis usaha pembuatan batik tulis sendiri sejak tiga bulan yang lalu dengan alasan semakin banyaknya pesanan batik tulis disekitar Desa Jrahi dan atas keinginan beliau untuk merintis usaha secara mandiri selain juga untuk melatih ibu ibu agar mendapatkan ketrampilan juga pendapatan ekonomi.

Usaha pembuatan batik tulis ini dijalankan oleh Ibu Sutrisni yang dibantu oleh delapan orang.

Batik tulis yang dibuat oleh Ibu Sutrisni diberi label dengan nama “Batik Nggunung” batik khas Gunungwungkal Pati.

Beliau telah banyak mendapatkan pesanan dari perkumpulan ibu-ibu PKK dan perangkat desa di sekitar Desa Jrahi, berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Sutrisni, beliau menjual produk batik tulis dengan harga yang bervariasi mulai dari 170 ribu hingga 350 ribu.

Hal seperti inilah yang akan mengangkat perekonomian warga dan masyarakat desa Jrahi dengan mempunyai produk lokal berupa batik walaupun saat ini pemasaran masih door to door atau dari mulut ke mulut, tidak menutup kemungkinan pemasaran akan bisa lewat belanja online yang nantinya akan dibantu oleh mahasiswa KKN baik melalui medsos atau aplikasi online lainnya. (Qoirina)

Published by

Categorised in:

No comment for Usaha Rumahan Batik Tulis Dari Desa Jrahi Menjadi Daya Tarik Tersendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *