Friday, 21-01-2022 08:56:54 pm
Home » Pendidikan » Cerdas Bersosial Media Di Masa Pandemi

Cerdas Bersosial Media Di Masa Pandemi

(124 Views) November 18, 2020 3:14 pm | Published by | No comment

Suarapatinews. PATI –  Salah satu bukti dari perkembangan teknologi adalah munculnya berbagai macam hal yang berbau modern dan serba canggih, khususnya dalam hal penggunaan sosial media, Rabu tgl (18/11/20).

Banyak bermunculan media-media online yang tentu saja sangat bermanfaat bagi kehidupan sekarang ini.



Apalagi di saat pandemi Covid-19 ini segala kegiatan lebih banyak dilakukan di dalam rumah.

Hal ini tentu membuat orang lebih aktif mencari informasi di media sosial.

Namun demikian bukan berarti segala sesuatu yang bersumber dari media sosial benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kejelasan dan kebenarannya.

Karena banyak pula terdapat informasi yang kurang faktual atau biasa disebut hoax yang begitu mudah diterima oleh masyarakat umum.

Peran media begitu penting untuk menyajikan informasi yang faktual dan terpercaya, agar informasi terkait pandemi Covid-19 dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya.

Seperti contohnya adalah ketika pelaksanaan Rapid Test yang banyak mendapatkan penolakan dari masyarakat karena kurangnya informasi yang diperoleh masyarakat terkait pentingnya melakukan rapid test untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan agar pemerintah lebih tanggap dalam menyampaikan informasi dan sosialisasi yang lebih baik terkait penanganan Covid-19 kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta.

Dengan sosialisasi yang baik, Jokowi yakin masyarakat tidak akan melakukan aksi penolakan saat melakukan pemeriksaan rapid test di berbagai tempat.

Jokowi mengatakan bahwa mungkin masyarakat datang ke tempat langsung rapid test, belum ada penjelasan terlebih dahulu, sosialisasi dulu ke masyarakat yang akan didatangi sehingga yang terjadi adalah penolakan.

Di Makassar juga terjadi penolakan saat akan dilakukan rapid test karena adanya informasi hoax yang membuat takut masyarakat sehingga tidak mau melakukan rapid test.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Mas Guntur Laupe mengatkan bahwa sebenarnya masyarakat itu dihantui oleh pernyataan dari orang yang tidak bertanggung jawab dan berita-berita hoax.

Sehingga itulah yang membuat takut masyarakat untuk melakukan rapid test.

Dari hal tersebut, peran media jelas sangat penting untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat, agar tidak terjadi sesuatu yang bertolak belakang antara masyarakat dan pemerintah terkait penanganan Covid-19.

Lalu bagaimana cara kita agar bijak menggunakan media sosial dan terhindar dari paparan hoax di media sosial?

Pertama jangan langsung mudah percaya dengan kabar yang datang dari media sosial tanpa memeriksa terlebih dahulu kebenarannya.

Kedua jangan mudah me-reshare info yang kita terima tanpa diketahui kejelasan sumbernya.

Ketiga jangan mudah terprovokasi dengan ajakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain yang disebarluaskan melalui media sosial.

Keempat apabila sudah merasa bingung dan cemas dengan lalu lintas informasi di media sosial, sebaiknya membatasi diri terlebih dahulu dari media sosial. Kelima untuk mendapatkan informasi terkait Covid-19 carilah informasi yang akurat dengan memfollow akun resmi pemerintah, atau badan resmi lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, seperti web World Health Organization (WHO). (Athallah Naufal Ardiatma)

Published by

Categorised in:

No comment for Cerdas Bersosial Media Di Masa Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *