Friday, 21-01-2022 09:41:45 pm
Home » Pendidikan » MENANAMKAN PENDIDIKAN AGAMA DAN MORAL BAGI ANAK SEJAK USIA DINI

MENANAMKAN PENDIDIKAN AGAMA DAN MORAL BAGI ANAK SEJAK USIA DINI

(139 Views) November 24, 2020 6:28 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati –  “Seseorang yang berakhlak pasti berilmu, tapi yang berilmu belum tentu berakhlak”
Tentu kita sering mendengar ungkapan ini.

Penulis : Iin Marini Mahasiswa KKN IPMAFA.

Hal ini perlu menjadi perhatian dari orang tuah, bahwa dalam mendidik anak harus ada keseimbangan, tidak hanya berorientasi untuk menstimulasi perkembangan kognitif tapi juga perlu menerapkan pendidikan agama dan moral.



Tujuan diajarkannya pendidikan agama kepada anak sejak dini yaitu agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang memiliki karakter yang baik sejak usia dini.

Jadi anak tumbuh tidak hanya menjadi anak yang berilmu pintar, cerdas tapi juga berakhlak.

Orang tua memilii peran penting dalam menanamankan pendidikan nilai agama dan moral bagi anak sejak usia dini.

Terlebih masa usai dini adalah masa peletakan dasar pertama dalam mengembangkan kemampuan fisik, moral dan agama.

Maka orang tua perlu menyadari akan tanggung jawabnya dalam peletakan dasar pertama dalam mengembangkan kemampuan fisik, moral dan agama bagi anak.

Pendidikan agama adalah pendidikan yang di dalamnya terdapat pengetahuan yang dapat membentuk kepribadian dan sikap seorang anak.

Pendidikan agama merupakan pendidikan dasar untuk anak.

Karena jika anak di tanamkan pendidikan agama sejak usia dini, maka pendidikan umum yang lainnya juga akan mengikuti pendidikan agama.

Dikarenakan pendidikan umum sudah tercakup di dalam pendidikan agama. Kemudian untuk pendidikan moral.

Moral adalah membiasakan memberikan pengajaran tentang baik dan buruk sesuatu seperti perilaku, sikap, budi pekerti, perbuatan dan lain sebagainya, sehingga anak dapat menilai dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Dalam menanamkan pendidikan agama dan moral pada anak sejak usia dini ada strategi atau cara yang bisa dilakukan.

Pertama adalah menenamkan pendidikan agama pada anak.

Beberapa hal yang bisa dilakukan diantaranya adalah dengan memberi contoh. Anak usia dini mempunyai sifat suka meniru.

Karena orang tua merupakan lingkungan pertama yang ditemui anak, maka ia cenderung meniru apa yang diperbuat oleh orang tuanya.

Di sinilah peran orang tua untuk memberikan contoh yang baik bagi anak, misalnya mengajak anak untuk ikut berdoa.

Tatkala sudah waktunya shalat, ajaklah anak untuk segera mengambil air wudhu dan segera menunaikan sholat.

Ajari shalat berjamaah dan membaca surat-surat pendek al-Qur’an dan Hadis-hadis pendek, \Selanjutnya adalah melibatkan anak menolong orang lain.

Anak disuruh menyerahkan sendiri bantuan kepada yang membutuhkan, dengan demikian anak akan memiliki jiwa sosial. Cara lain yang bisa kita lakukan adala menceritkan serial keagamaan bagi anak.

Bagi orang tua yang mempunyai hobi bercerita, luangkan waktu sejenak untuk meninabobokan anak dengan cerita kepahlawanan atau serial keagamaan.

Selain memberikan rasa senang pada anak, juga menanamkan nilai-nilai kepahlawanan atau keagamaan pada anak dan konsisten dalam mengajarkannya.

Dalam mengajarkan nilai-nilai agama pada anak diperlukan kesabaran, tidak semua yang kita lakukan berhasil pada saat itu juga, adakalanya memerlukan waktu yang lama dan berulang.

Kedua adalah menamkan pendidikan moral.

Dalam menenampakan pendidikan moral pada anak usia dini orang tua bisa melakukan beberapa strategi diantaranya melalui latihan dan pembiasaan, melalui aktivitas dan bermain, dan trategi pembelajaran.

Latihan dan pembiasaan merupakan strategi yang efektif untuk membentuk perilaku tertentu pada anak-anak, termasuk perilaku moral.

Dengan latihan dan pembiasaan terbentuklah perilaku yang bersifat relatif menetap.

Misalnya, jika anak dibiasakan untuk menghormati anak yang lebih tua atau orang dewasa lainnya, maka anak memiliki kebiasaan yang baik, yaitu selalu menghormati kakaknya atau orang tuanya.

Sejatinya, pendidikan agama dan moral sangat berkaitan di dalam kehidupan, terlebih dalam kehidupan anak usia dini. Jika agama anak baik, maka moral si anak juga akan baik.

Jadi, pendidikan agama dan moral untuk anak usia dini harus diberikan secara seimbang agar anak bisa memiliki kepribadian yang baik.

Penanaman pendidikan agama dan moral kepada anak sejak usia dini adalah hal yang sangat penting karena jika anak hanya memiliki kepintaran saja tanpa akhlak, moral dan etika yang baik, maka kepintaran itu tidak akan bermanfaat kepada kehidupan si anak. (Iin Marini)

Published by

Categorised in:

No comment for MENANAMKAN PENDIDIKAN AGAMA DAN MORAL BAGI ANAK SEJAK USIA DINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *