Wednesday, 29-06-2022 03:29:52 am
Home » Kabar Desa » Wisata Desa » WALISONGO SEMARANG MENGADAKAN DONASI KALENG BEKAS UNTUK PENGRAJIN MERAK RAJA TAMBAK LOROK, SEMARANG UTARA

WALISONGO SEMARANG MENGADAKAN DONASI KALENG BEKAS UNTUK PENGRAJIN MERAK RAJA TAMBAK LOROK, SEMARANG UTARA

(339 Views) November 24, 2020 8:40 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Semarang – Ratu Wardah Ayu Sa’adah Peserta KKN RDR UIN Walisongo Semarang mengadakan donasi kaleng bekas untuk diberikan kepada pengrajin merak raja Tambak Lorok, Semarang Barat yang berasal dari warga RT 09/07 Megaraya VI Perum Koveri, Bringin, Ngaliyan, Semarang Barat, Senin (16/11/20).

Kegiatan donasi kaleng bekas ini merupakan salah satu program kerja individu yang diadakan oleh Ratu Wardah Ayu bersama peserta KKN lain yaitu Marisa Diah, Septiyana Ayu, Miftakhul Jannah dan Rinda Setyo.



Donasi ini bertujuan untuk mengurangi limbah kaleng bekas yang dibuang secara percuma oleh warga dan membantu pengrajin memilliki stok kaleng bekas di masa pandemic ini untuk dibuat kerajinan yang memiliki nilai jual.

Kerajinan dari kaleng bekas tersebut bernama Merak Raja yaitu pusat kerajinan berbentuk merak dan berbahan dasar kaleng bekas.

Kerajinan ini dibuat dengan menggunakan ketrampilan tangan dan membutuhkan kreatifitas untuk mengubah kaleng bekas menjadi barang indah bernilai tinggi.

Tidak hanya membuat merak saja, pengrajin juga menerima pesanan berbagai bentuk, warna dan ukuran sesuai permintaan konsumen.

Pemilik kerajinan Merak Raja tersebut adalah Salamun, warga Tambak lorok, Semarang Utara.

Salamun merupakan pengrajin kaleng bekas yang sudah memiliki banyak pelanggan dari dalam negeri, bahkan sampai ke luar negri.

Salamun mulai merintis kerajinan dari kaleng bekas ini sudah lebih dari 3 tahun.

Awalnya, beliau hanyalah sebagai nelayan kerang hijau, kemudian merambah menjadi pengrajin kaleng bekas, karena jika hanya mengandalkan hasil melaut tidak dapat diandalkan untuk kebutuhan dan juga berawal dari melihat kaleng bekas yang dibuang begitu saja di laut.

“Beliau memikirkan “bagaimana jadinya nanti anak cucu kita jika melihat laut yang indah dipenuhi oleh kaleng dan sampah”.

“Tidak ada kata LIMBAH jika kita mau merubah semua akan mejadi INDAH,” tutur Salamun.

Membuat kerajinan merupakan bakat yang dimiliki oleh Salamun juga sebagai hobi, sehingga dalam mengerjakannya selalu dengan hati yang senang.

Di masa pandemic covid-19 ini beliau juga ikut terdampak, mulai dari berkurangnya pesanan juga sulitnya mencari kaleng bekas.

Sehingga hal tersebut berpengaruh pada pendapatannya.

Beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada mahasiswa KKN UIN Waslisongo Semarang juga kepada warga RT 09 RW 07 Perum Koveri, Bringin, Ngaliyan, Semarang yang telah memberikan bantuan kaleng bekas.

Ali sebagai ketua RT sangat medukung adanya pemberian donasi kaleng bekas kepada Salamun sebagai pengrajin, karena hal tersebut dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dengan memanfaatkan kaleng tersebut menjadi kerajinan yang sangat indah.

Kegiatan donasi kaleng bekas berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun.

Mulai dari mengambil kaleng bekas rumah ke rumah sampai pemberian kaleng kepada Salamun.

Harapan dari kerjasama ini adalah dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi warga RT 09 RW 07 juga Salamun sebagai pengrajin dan juga dapat terus berjalan kedepannya untuk memberikan donasi. (Ratu wardah A.S)

Published by

Categorised in:

No comment for WALISONGO SEMARANG MENGADAKAN DONASI KALENG BEKAS UNTUK PENGRAJIN MERAK RAJA TAMBAK LOROK, SEMARANG UTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *