Monday, 15-04-2024 03:10:59 am
Home » Daerah » Uncategorized » Tujuan Literasi Agama

Tujuan Literasi Agama

(2575 Views) December 10, 2020 7:44 am | Published by | No comment

Suarapatinews.com – Pati. Profesor bidang Faith and Public Policy dari Goldsmiths, University Of London, Adam Dinham menyampaikan bahwa dalam mengajarkan literasi agama, pengetahuan dasar mencakup tradisi dan keyakinan agama-agama yang ada adalah suatu kebutuhan. Penting bagi seseorang untuk mencari tahu seputar keyakinan berbeda di sekitarnya. Untuk melakukannya, orang itu harus melepaskan pandangan bahwa agama adalah hal yang tradisinya tidak pernah berubah.

Adapun Tujuan Literasi Agama di antaranya :



1. Sebagai kemampuan untuk melihat dan menganalisis titik temu antara agama dan kehidupan sosial, politik dan budaya.

Adam Dinham mengungkapkan bahwa dalam sebagian kebudayaan, isu dan nilai-nilai agama masih menjadi prioritas, ia tidak serta merta mengindikasikan level literasi agama yang tinggi. Banyak orang yang mengklaim diri religius, bahkan para praktisi agama sekalipun, tidak dapat menjadi garansi literasi agama tersampaikan dengan baik.

Dinham juga berargumen bahwa agama sepatutnya juga dipandang dari sudut pandang sosiologi. Agama tak lepas dari praktik kehidupan masyarakat, termasuk pembuatan kebijakan-kebijakan publik.

Sementara Penulis buku From Poverty to Power, Duncan Green, menyoroti pentingnya literasi agama dalam rangka menganalisis dan memproyeksikan perkembangan masyarakat. Ia berargumen agama berelasi dengan fenomena-fenomena sosial seperti kemiskinan, kekerasan terhadap perempuan, atau gerakan sosial semacam Arab Spring.

Di sisi lain, Green juga melihat agama di banyak Negara berkembang dipakai sebagai afiliasi untuk menyokong kekuatan politik. Sementara dalam Teaching Tolerance, Marisa Fasciano menulis dari segi pergaulan sosial anak, pengabaian terhadap keberagaman agama dan ekstremisme akibat kurangnya literasi agama menyebabkan belajar kerap mengalami perundungan oleh teman-teman di sekolahnya. Sehingga, hal ini membuat pelajar yang menganut agama yang dilekatkan stereotipe negatif mengalami kesulitan belajar.

2. Sebagai alternatif pendidikan seseorang supaya memiliki akhlak, moral dan budi pekerti yang baik.

Dalam usaha mensosialisasikan nilai – nilai moral peserta didik sering mengalami kebingungan dalam waktu singkatnya pilihan bagaimana harus berpikir dan bertingkah laku, sebab apa yang berhubungan belum tentu sama dengan apa yang terjadi dalam masyarakat yang penuh konflik nilai.

Literasi agama ini digunakan sebagai upaya dalam pendidikan moral, dengan cara membaca atau belajar sumber ilmu yang terkait dengan keagamaan (termasuk di dalamnya yang berkaitan dengan akhlak, moral dan budi pekerti), baik dalam bentuk cetak, visual, digital dan auditori, yang kemudian peserta didik pahami, kritisi dengan melihat realita yang terjadi dalam lingkungan dan bereksperimen, berdialog dengan dirinya atau merenungkan ajaran moral yang telah diterimanya, sehingga mereka menemukan apa yang dikehendaki dan tidak bertentangan dengan suatu nilai-nilai yang substansial.

3. Untuk melatih seseorang untuk bisa mengkritisi sumber ilmu terkait keagamaan atau nilai-nilai yang didapat dalam bentuk teks lisan, visual maupun digital.

Literasi agama perlu diajarkan kepada peserta didik agar mereka dapat hidup di tengah-tengah masyarakat modern ini. Dalam mempelajari nilai-nilai moral, peserta didik tidak hanya sekedar tahu dan melakukan tanpa tahu maksud dan tujuan nilai tersebut dilakukan.

Literasi agama selain menumbuhkan minat membaca juga melatih peserta didik untuk bisa mengkritisi sumber ilmu terkait keagamaan atau nilai-nilai yang didapatkan baik dalam bentuk teks (buku), lisan, visual, maupun digital. Melalui pemahaman yang mendalam terhadap sumber-sumber ilmu tersebut dapat memilih berbagai alternatif nilai yang ada dan mengaplikasikannya sebagai wujud aktualisasi diri.

4. Untuk membekali seseorang supaya bisa hidup di tengah-tengah masyarakat dalam menyikapi perbedaan agama.

Literasi agama sangat penting diajarkan, terutama di tengah-tengah masyarakat yang sering mengalami perselisihan, perpecahan dan permusuhan karena faktor perbedaan suku, ras, dan agama. Sehingga, dengan pengetahuan mengenai literasi agama dapat menciptakan kesatuan dan perdamaian di tengah-tengah masyarakat yang berbeda suku, ras, dan agamanya.

Oleh : Ainun Nadliroh
Mahasiswa IPMAFA Pati
Prodi Pendidikan Bahasa Arab
(KKN MDR DAHSYAT IPMAFA 2020)

Published by

Categorised in:

No comment for Tujuan Literasi Agama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *