Desa Sempu Blora, Menjadi Icon dan Destinasi Wisata Kampung Cabai

by -198 Views

Suarapatinews. Blora – Banyak yang mengatakan mayoritas masyarakat di kabupaten Blora berprofesi sebagai petani, Minggu tgl (17/01/21).

Kampung cabai resmi menjadi icon kab. Blora di desa Sempu, Jawa Tengah.

Mereka bercocok tanam memanfaatkan lahan sesuai dengan musim yang sedang berlangsung.

Tanah yang subur cocok di tanami pala wija Seperti jagung, kacang ijo, kedelai, gambas, terong, dan padi di musim rendeng (penghujan).

Ada salah satu kampung di kabupaten Blora, tepatnya di dukuh Guplo Kulon desa Sempu yang mayoritas penduduknya menanam cabai.

Hampir semua ladang mereka hijaukan dengan tanaman cabai.

Masyarakat menanam cabai di masa peralihan musim kemarau ke musim penghujan.

Dikarenakan penyebaran benih cabai yang masih di musim kemarau akhir, seluruh petani rutin menyirami benih cabai yang sudah di tebar setiap pagi dan sore dalam sehari.

Bahkan mereka rela membeli air 1300 liter per galon dengan harga 70 ribu, untuk di masukkan ke dalam sumur sumur di area lahan dederan (tempat pembibitan) agar proses penyiraman bisa optimal.

“Biasanya kalo kita sebar benih di akhir musim kemarau nanti harga cabai yang kita jual bisa mahal mas, walaupun sedikit rekoso (bersusah payah) menyirami bibit cabai kurang lebih 1 bulan,” ujar Abdul Ghofar salah seorang petani.

Terbukti 2 tahun terahir hargai jual cabai merah dusun tersebut mencapai harga 50 – 60 ribu perkilo.

Melihat potensi yang ada Kades M. Lilik Zubaidi yang akrab di sapa kang Lilik tidak tinggal diam, antusias dan kekompakan masyarakat membuat Kades meresmikan dan memberikan icon Gapura Kampung Cabai pada (19/10) bulan lalu.

Gapura Kampung Cabai
“Dukuh Guplo Kulon desa Sempu merupakan dukuh rintisan wisata yang merupakan impian warga, dan bagi saya mimpi warga tetap harus diwujudkan dengan ditandainya pembangunan serta peresmian Gapura Kampung Cabe.

Dukuh ini oleh warga sawahnya banyak ditanami cabai, sehingga terpikirkan oleh saya memaksimalkan potensi yang ada,” jelasnya.

Sebuah PT Berkat Makmur Indonesia (BMMI) turut andil ikut maksimalkan produksi pertanian dengan menyediakan pupuk organik guna membantu masyarakat dalam proses perawatan cabai.

“Kami berharap kedepanya kampung ini bisa menjadi tempat destinasi wisata cabai.

Dan mampu memberikan warna baru yang nantinya berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tambah Abdul Ghofar. (Mufid Yusuf)

No More Posts Available.

No more pages to load.