Suarapatinews. Temanggung – Tidak lupa isi salah satu Tridharma Perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat.

Mahasiswa KKN kelompok 69 UIN Walisongo Semarang mengadakan pertemuan antara pemuda, mahasiswa,dan pemerintah desa Simpar, Tretep, Temanggung, Senin tgl (18/01/21).
Kegiatan pertemuan ini diadakan agar terjadi suatu sinergitas dan kolaborasi untuk membentuk program-program kemajuan bagi desa.
Sesuai yang dikatakan Yadi selalu ketua karang Taruna Desa Simpar dalam sambutannya, “Bahwa setiap elemen-elemen masyarakat harus mempunyai hajat bersama dalam memajukan desa.
Para pemuda, mahasiswa, dan pemerintah desa harusnya terus berkolaborasi dalam merancang program-program desa yang lebih baik.”
Para mahasiswa KKN kelompok 69 juga sangat senang jika dapat diikutsertakan dalam membantu pemuda desa.
“Karena kita sama-sama mempunyai darah mudah, yang jiwanya terus berkobar.
Jika tidak sekarang kapan lagi, kita bisa saling bekerjasama untuk masyarakat lebih baik. Justru karena kita sama-sama pemuda seharusnya menjadi garda terdepan untuk desa, bangsa, dan negara.” ucap kordinator desa KKN kelompok 69.
Kegiatan ini pun diapresiasi oleh pemerintah desa, dan harapan dari Mustiyanto selaku perangkat desa, “pemuda desa dan mahasiswa harus terus bergandengan tangan dalam kehidupan organisasi masyarakat.
Karena hanya dengan ikut organisasi kita dapat mengenal sikap satu sama lain.
Semua itu akan menjadi bekal untuk hidup di masyarakat nantinya.” (Ahmad Syafi’i)





