Sunday, 28-11-2021 11:43:24 pm
Home » Daerah » Salahi Aturan Perizinan Karaoke Morsalino Ditutup Satpol PP

Salahi Aturan Perizinan Karaoke Morsalino Ditutup Satpol PP

(365 Views) July 3, 2021 12:10 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati-Sejumlah petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memasang poster pemberitahuan saat menutup paksa karaoke Morsalino. Penutupan paksa karaoke Morsalino itu karena usaha karaoke Morsalino telah menyalahi aturan yang berlaku.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiyono mengatakan penutupan usaha karaoke Morsalino dilakukan oleh petugas gabungan. Di antaranya adalah Satpol PP yang didampingi jajaran TNI-Polri serta dinas terkait.
“Penutupan karaoke Morsalino selama ini belum mengantongi perpanjangan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP),” kata Sugiyono kepada awak media, Jumat (2/7/2021) sore tadi.
Kewajiban mempunyai tanda bukti TDUP oleh pelaku usaha merupakan ketentuan pemerintah daerah sebagaimana hal itu diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati Nomor 8 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.



Untuk diketahui TDUP merupakan bukti tanda daftar yang wajib dimiliki oleh berbagai jenis usaha yang berkaitan dengan sektor pariwisata, termasuk karaoke. Dokumen tersebut sebagai tanda resmi jika usaha terkait sudah terdaftar dan bisa menyelenggarakan kegiatan usaha pariwisata.
Sebelumnya, jajaran Satpol PP juga menggrebek karaoke Morsalino pada tanggal 28 Juni kemarin. Saat itu, Satpol PP memperoleh informasi dari masyarakat terkait aduan buka operasional karaoke Morsalino di tengah penerapan PPKM.
Sugiyono menyebut penutupan karaoke Morsalino akan terus berlanjut hingga dari pihak karaoke Morsalino memperpanjang dokumen TDUP. Artinya, jika belum ada bukti tersebut maka tidak akan dicabut.
Apalagi sekarang ini, kata Sugiyono pemerintah sedang menerapkan PPKM darurat.

Penerapan PPKM darurat berlaku di Jawa dan Bali mulai tanggal 3 s/d 20 Juli 2021. Meski demikian, jika PPKM jika dicabut dan belum memiliki TDUP maka pihaknya dengan tegas menyampaikan jangan buka operasional.
“Menertibkan usaha Kepariwisataan di Kabupaten Pati, hal itu adalah upaya bersama-sama dalam mencegah dan menekan penyebaran Covid-19,” imbuh Sugiyono.
Di tengah upaya mengendalikan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seharusnya bukan hanya kecenderungan sektor tertentu yang terkena dampaknya. Misalnya, usaha UMKM dibatasi, sektor pendidikan ditutup, melainkan sektor kepariwisataan juga demikian termasuk usaha karaoke, (Stn)

Published by

Categorised in:

No comment for Salahi Aturan Perizinan Karaoke Morsalino Ditutup Satpol PP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *