Wednesday, 29-05-2024 11:38:39 pm
Home » Seniman » Pawmeran 2.0 di Akhir Tahun Sukses Mengangkat Keresahan Seniman Kab. Pati

Pawmeran 2.0 di Akhir Tahun Sukses Mengangkat Keresahan Seniman Kab. Pati

(213 Views) January 3, 2024 9:40 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Para seniman muda Pati menggelar pameran seni akhir tahun yang mengusung tema ‘Seni Lupa’. Pameran yang digelar pada hari sabtu dan minggu (30-31/12/23) di gudang PT. Jati Agung ini mengangkat keresahan para seniman muda di kabupaten Pati.

”Seni Lupa’ sendiri menggambarkan bahwa melupakan juga butuh seni. Bagaimana mereka bisa melupakan sesuatu atau seseorang atau sebuah kejadian dengan cara yang baik dan benar.



 

”Seni Lupa’ di sini bukan berarti benar-benar tidak mengingat kembali, namun ini adalah cara mereka mengubah hal hal yang ingin dilupakan menjadi sebuah karya sebagai proses melupa dan berdamai dengan semuanya.

 

Ketua pameran, Dean Karunia Dewandha menuturkan, para seniman yang mengikuti kegiatan tersebut memiliki keresahan masing masing. Sehingga ia mengibaratkan pameran seni ini semacam aksi demonstrasi.

 

Salah satu seniman yang meluapkan keresahannya lewat karya seni yakni Mei Ziggi Al Mufis. Seniman yang akrab disapa Ciggy itu mengubah sampah yang tidak bisa terurai menjadi sebuah karya.

 

Lewat karyanya itu, Ciggy ingin menyampaikan keluh kesahnya terkait persepsi segelintir orang yang menganggap bahwa seniman adalah kesibukan yang sampah.

 

“Saya selalu resah dengan kata sampah yang membuat gelisah setiap saat. Saatnya sampah naik kelas!” ucap dia.

 

Sedangkan Fandy Putratama, atau kerap disapa Phand, mengerahkan kemampuan seninya untuk membalas dendam atas apa yang dia alami semasa hidupnya.

 

Lewat kanvas (lukisan) kegundahan anak bangsa termarjinalkan dengan sebuah karya seni selama ini. Keresahan sebagai seniman mampu berimajinasi dengan maha karya dengan paduan coretan dan warna dan gambaran tentang keadaan sosial, politik dan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Inilah yang mampu menjadi corong para seniman seniwati dalam mengapresiasi jati diri secara hakiki lewat karya seni yang abadi yang tak kan lapuk oleh zaman dan dimakan usia sebagai wujud prasasti (jati diri) sebenarnya.

Selain pameran seni lukis yang menonjolkan keresahan masing masing seniman yang dipamerkan, ada beberapa kegiatan lain dalam acara ini yakni mural jamming, graffiti, perfom art, disk joki, talkshow, live tattoo, dan screening film. (Mia)

 

Published by

Categorised in:

No comment for Pawmeran 2.0 di Akhir Tahun Sukses Mengangkat Keresahan Seniman Kab. Pati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *