Dari Masjid hingga Pesantren, Kapolresta Pati Bangun Sinergi Bersama Ulama

PATI, SUARAPATINEWS.com – Pendekatan persuasif menjadi salah satu langkah oleh Kapolresta Pati, Kombes Pol. Sigit, S.I.K., M.H dalam membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat.

Salah satunya dilakukan melalui kunjungan silaturahmi kepada sejumlah ulama dan tokoh agama di wilayah Kabupaten Pati, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut diawali sekitar pukul 17.00 WIB dengan kunjungan Kapolresta Pati ke kediaman Ketua FKUB Kabupaten Pati, KH. Ahmad Manhajussiddad Shonhaji, SH., LC., M.Si di Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa.

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dengan tokoh agama, untuk membahas pentingnya menjaga suasana daerah tetap aman serta memperkuat kerukunan masyarakat.

Kapolresta Pati kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil, untuk bersilaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum (YPRU), Drs. KH. M. Najib Suyuthi, M.Ag.

Menariknya, kunjungan tersebut tidak hanya diisi dengan dialog. Kombes Pol. Sigit, S.I.K, M.H turut melaksanakan salat Magrib berjamaah di Masjid Raudhatul Ulum YPRU Guyangan bersama pengasuh pesantren dan tokoh masyarakat.

Kedekatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan antara kepolisian, ulama dan masyarakat.

Kapolresta Pati menilai pesan-pesan Kamtibmas akan lebih mudah diterima masyarakat, apabila disampaikan melalui kolaborasi berbagai unsur, termasuk tokoh agama.

“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya toleransi, kerukunan antarumat beragama serta menjaga persatuan,” ujar Kombes Pol. Sigit, S.I.K, M.H kepada wartawan, Selasa (11/8/26).

Selain memperkenalkan diri setelah mengemban amanah sebagai Kapolresta Pati, kunjungan tersebut, sekaligus menjadi momentum untuk menyerap berbagai masukan dari para tokoh agama terkait kondisi sosial dan keamanan masyarakat.

Polri bersama para ulama diharapkan dapat terus mengedukasi masyarakat, agar kedepan tidak mudah terpengaruh isu maupun informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memicu keresahan.

Dengan komunikasi yang semakin intensif, sinergi antara kepolisian dan tokoh agama diharapkan mampu menjadi kekuatan bersama, dalam menjaga Kabupaten Pati tetap aman, harmonis dan kondusif.

Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 18.35 WIB dalam keadaan aman dan lancar”, pungkasnya. (red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *