PATI, SUARAPATINEWS.com – Proses revitalisasi bangunan di SDN Perdopo 02, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga awal Oktober, pengerjaan fisik proyek perbaikan sarana dan prasarana sekolah dari program revitalisasi ini telah memasuki minggu ke-8.
Progres pengerjaan poyek fisik tersebut tercatat sudah mencapai 40,9 persen dari total keseluruhan target pengerjaan. Lingkup perbaikan difokuskan pada rehabilitasi lima ruang kelas utama, yaitu kelas 1, 2, 4, 5, dan 6, serta perbaikan tiga unit fasilitas toilet sekolah.
Saat ini, para pekerja tengah berfokus pada pengerjaan bagian atap bangunan. Selain itu, dilakukan pula tambal sulam kayu, penggantian genteng, perbaikan keramik, pengecoran kolom, pembongkaran kusen dan pintu, hingga pembuatan taman serta rabat beton di area depan kelas.
Kepala SDN Perdopo 02, Yuni Dyah Kusumastuti, optimistis seluruh rangkaian pengerjaan yang dialokasikan selama 120 hari tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sebelum bergantinya tahun.
“Sisa pekerjaan masih 60 persen. Masih ada 2 bulanan, kan 120 hari. Ya, insyaallah Desember terakhir sudah selesai. Kalau bisa sebelumnya mungkin bisa selesai,” ujarnya, Senin (5/10/2026).
Pihak sekolah tidak menampik bahwa adanya proyek renovasi besar-besaran ini cukup berdampak pada aktivitas belajar-mengajar para murid. Namun, pihak sekolah memastikan situasi pembelajaran di lingkungan sekolah tetap terkendali.
Untuk menjaga kelancaran proses pembelajaran, pihak sekolah memanfaatkan sejumlah ruangan tersisa yang ada di lingkungan sekolah. Siswa dialihkan sementara ke ruang perpustakaan, dapur, perpustakaan kecil, hingga ruang TIK tanpa perlu menyewa tempat di luar area sekolah.
Pihak sekolah juga telah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada para wali murid serta warga sekitar terkait penyesuaian tempat belajar ini selama masa pekerjaan berlangsung.
“Aman, masih aman. Dan kami juga sudah memberitahukan kepada warga untuk pembelajaran memang agak terganggu, namun Bapak Ibu Guru mengusahakan pembelajaran tetap berlangsung dan tetap kondusif,” pungkasnya. (red)





