PATI, SUARAPATINEWS.com – Pemerintah Kabupaten Pati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati turun langsung menemui para nelayan di wilayah Juwana yang menyampaikan aspirasi terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor industri, Senin (4/5/2026).
Aksi tersebut ditemui oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Kapolres Pati, Dandim Pati, serta perwakilan DPRD Kabupaten Pati, kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi bentuk perhatian serius pemerintah terhadap kondisi yang tengah dihadapi para nelayan.
Dalam aksi tersebut, para nelayan menyampaikan keluhan terkait dampak kenaikan BBM industri yang dinilai memberatkan operasional melaut, mereka berharap adanya kebijakan yang lebih berpihak agar aktivitas perikanan tetap berjalan dan ekonomi masyarakat pesisir tidak terganggu.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menyatakan dukungan atas aspirasi yang disampaikan oleh nelayan Juwana, dukungan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan sektor perikanan sekaligus upaya menjaga kesejahteraan masyarakat pesisir.
Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa aspirasi para nelayan akan diteruskan kepada Pemerintah Pusat agar mendapatkan perhatian serius, Ia berharap ada solusi yang adil dan berkelanjutan, sehingga nelayan dapat tetap menjalankan aktivitasnya tanpa terbebani lonjakan biaya operasional.
“Semoga setiap aspirasi yang telah disampaikan dapat didengar dan menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat, demi solusi yang adil dan berkelanjutan bagi para nelayan,” ujarnya.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, serta menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya para nelayan di Kabupaten Pati. (tik)





