Tuesday, 17-05-2022 09:57:46 am
Home » Daerah » Program Bantuan Pangan Non Tunai BPNT, Masih Dirasa Kurang Tepat Sasaran

Program Bantuan Pangan Non Tunai BPNT, Masih Dirasa Kurang Tepat Sasaran

(596 Views) November 14, 2018 2:02 am | Published by | No comment

Suarapatinews. Pati – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan masyarakat di wilayah Kabupaten Pati nampaknya tidak tepat sasaran.

Kadis Sosial dr. Subawi bahwa BPNT merupakan bantuan dari Kemensos pusat.

Hal itu terbukti, masih banyak masyarakat miskin yang tidak mendapatkan bantuan, namun masyarakat yang dianggap mampu mendapatkan bantuan tersebut.



“Kami nilai Dinas Sosial (Dinsos) sejauh ini tidak mau turun tangan untuk mendata kembali masyarakat miskin yang layak mendapatkan bantuan non tunai tersebut, sehingga banyak masyarakat yang dianggap mampu namun masih mendapatkan bantuan,” ungkap salah satu Kades di Kabupaten Pati yang enggan disebutkan namanya, Rabu tgl (14/11).

Menurutnya, Para Kades menilai sejauh ini dari Dinsos hanya mengambil data lama, tanpa mau turun atau melibatkan Kades untuk mengambil data baru bagi masyarakat yang dianggap tidak mampu.

“Untuk pendataan kami dari Kades tidak pernah dilibatkan, sehingga masyarakat banyak yang menyalahkan kami, karena bantuan yang diberikan itu banyak yang tidak tepat sasaran,” keluh Kades.

Selain itu, Kata Dia, para Kades meminta agar Dinsos melakukan pendataan kembali, terhadap setiap warga penerima bantuan, sebab sejauh ini masih banyak warga yang tergolong mampu secara ekonomi masuk dalam daftar penerima bantuan.

“Tidak bisa mengacu pada data lama, sebab, perekonomian warga kan terus berubah. Datanya mesti diperbarui, yang sudah tergolong mampu seharusnya dicoret. Kasihan yang lain yang tidak mampu,” urai Kades yang lain.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati dr. Subawi ketika dikonfirmasi mengaku bahwa BPNT adalah program dari pemerintah pusat yakni dari Kementrian Sosial (Kemensos), bukan dari Dinsos, karena anggarannya dari APBN, dan yang menetapkan bagi penerima bantuan langsung sesuai SK dari Kementrian Sosial (Kemensos) langsung.

“Awalnya yang melakukan survey dari BPS, dan itupun masih mengacu pada data lama tahun 2015, dan sejauh ini Kades maupun dari masyarakat banyak yang keliru, karena menganggap Dinsos yang melakukan pendataan,” katanya.

Meski begitu, kata beliau, untuk pendataan baru sudah dilakukan, hanya saja sampai saat ini belum digunakan, karena menunggu penetapan SK dari Kemensos, bahkan untuk pendataan masyarakat yang layak menerima bantuan sesuai rencana akan diperbarui terus setiap 6 bulan sekali, agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran.

“Kemarin, (red) sudah ada pendataan, namun belum digunakan untuk periode ini, dan pendataan ini semuanya online, dan rencana nanti akan dilakukan pendataan selama 6 bulan sekali,” jelas Subawi.

“Program BPNT ini dari pusat, dari dinsos hanya mengamankan, dan sesuai data di Kabupaten Pati ada sekitar 104.000 KK warga penerima bantuan, dari data sebelumnya sebanyak 96000 KK,” timpalnya. ($.wiz)

Published by

Categorised in:

No comment for Program Bantuan Pangan Non Tunai BPNT, Masih Dirasa Kurang Tepat Sasaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *