PATI, SUARA PATI NEWS – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati gerak cepat menanggapi aduan masyarakat mengenai kondisi taman di perbatasan Pati-Kudus yang dipenuhi rerumputan liar. Jumat (19/1), Petugas kebersihan DLH Pati langsung terjun ke lokasi melakukan pembersihan rumput liar.
Kepala DLH Pati Tulus Budihardjo mengatakan, kegiatan pembersihan ini merupakan respon pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang menyayangkan kondisi taman. Pasalnya taman tersebut dibangun dengan biaya fantastis mencapai Rp 1,9 miliyar pada 2022 lalu.
“Terimakasih, informasi dari masyarakat sudah kita terima. Alhamdulillah batas kota Pati-Kudus pada hari ini, Jumat 19 Januari 2024 sudah kita bersihkan,” ujar Tulus.
Sebelumnya, pantauan pada Kamis (18/1) di lokasi memperlihatkan kondisi taman yang diperuntukkan untuk mempercantik tata Kota Pati itu cukup memprihatinkan. Selain ditumbuhi rumput liar, puluhan spanduk partai politik dan caleg juga semakin merusak pemandangan kota.
Salah satu pengguna jalan Arif juga mengeluhkan aset Pemkab Pati itu. Dirinya sangat menyayangkan lantaran kurangnya perhatian pemerintah terhadap bangunan yang menelan anggaran tak sedikit itu.
“Kalau melihat taman kondisinya seperti ini, apalagi anggarannya besar ya kecewa. Pemerintah seakan tidak memperhatikan. Apa nunggu viral dulu baru dibersihkan,” keluhnya pada Kamis (18/1).
Dia berharap, kondisi serupa tidak hanya terjadi di taman perbatasan Pati-Kudus ini saja. Meskipun pemerintah sudah melakukan pembersihan, kata dia, pengecekan berkala harus terus dilakukan untuk menjaga keindahan Kota Pati. (red).