PATI, SUARAPATINEWS.com – Bertempat di Kantor Sekretariat HUT ke-9 Gerakan Jalan Lurus (GJL), yang dihadiri PLT Bupati Pati Risma Ardi Candra, jajaran pengurus, serta para tamu undangan, Senin (24/8/2026). Ketua Umum GJL, Riyanta, S.H., menyampaikan pesan-pesan penting terkait peran organisasi dan dukungan terhadap kebijakan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Riyanta menegaskan posisi GJL sebagai organisasi masyarakat sipil dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki tugas utama menjalankan fungsi pengawasan dan kontrol terhadap sektor pemerintahan.
“Sore ini, GJL sebagai kumpulan masyarakat sipil, sebagai LSM, tugas dan peran kita adalah melakukan pengawasan atau kontrol terhadap sektor pemerintahan,” ujar Riyanta di hadapan media.
Riyanta juga menyampaikan dukungan penuh organisasinya terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah-langkah strategis yang telah dilakukan berkaitan erat dengan arah kebijakan, sehingga GJL menyatakan dukungan secara terbuka.
“Menurut saya, saat ini Bapak Prabowo sudah melakukan langkah-langkah yang berkaitan dengan kebijakan politik, maka GJL berjuta-juta mendukung, Dan saya berharap pesan-pesan yang selalu saya sampaikan, pesan saya kepada seluruh anggota GJL, harus berani,” tegasnya.
Selain itu, Riyanta mengungkapkan sejumlah kasus korupsi yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri berkat laporan yang berasal dari unsur GJL. sekaligus menjadi bukti nyata peran aktif organisasi dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan.
“Beberapa kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri itu juga pelaporannya juga dari GJL. Ini harus disampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Riyanta mengingatkan seluruh anggota GJL agar tidak pernah gentar dalam menjalankan peran pengawasan. Ia juga menegaskan agar seluruh anggota bekerja secara terbuka dan bertanggung jawab, tidak melakukan hal-hal yang mencerminkan ketidakjujuran.
“Anggota GJL jangan pernah takut. Anggota GJL jangan lempar batu sembunyi tangan,” pungkas Riyanta.
Konferensi pers ini menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus penegasan komitmen GJL untuk terus bersinergi dengan pemerintah sekaligus menjalankan fungsi kontrol secara berani dan transparan. (tik)





