PATI, SUARAPATINEWS.com – Dugaan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa SDN Maitan 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, usai mengonsumsi susu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), masih menjadi perhatian.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati hingga Kamis (17/9/2026) masih melakukan Pemeriksaan Epidemiologi (PE) untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami para siswa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Narimo Pratugas, membenarkan adanya laporan sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi susu dalam paket MBG.
Namun, Luky menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah keluhan tersebut berkaitan dengan susu atau makanan dalam program MBG maupun disebabkan faktor lainnya.
“Masih dilakukan PE (pemeriksaan epidemiologi), jadi kami belum bisa memastikan apakah karena MBG atau penyebab lain,” ujar Luky.
Berdasarkan informasi yang beredar, sedikitnya 17 siswa SDN Maitan 01 dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, Sebanyak 10 siswa mengalami keluhan pusing, sedangkan tujuh siswa lainnya dilaporkan mengalami muntah.
Para siswa tersebut sempat mendapatkan penanganan di bidan desa setempat, Dugaan bahwa susu MBG menjadi pemicu keluhan kesehatan siswa kemudian menjadi perhatian setelah sejumlah ibu mengeluhkan kondisi susu yang dibagikan kepada anak-anak.
Meski demikian, Dinkes Pati masih harus melakukan penelusuran lebih lanjut, termasuk memastikan sumber paparan, kondisi produk yang dikonsumsi, serta kemungkinan adanya faktor lain yang dapat menyebabkan munculnya gejala tersebut.
Hasil pemeriksaan epidemiologi nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui apakah keluhan kesehatan para siswa memiliki keterkaitan dengan makanan atau minuman yang dikonsumsi dalam program MBG atau justru disebabkan faktor lainnya.
Kasus ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan keamanan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak dalam pelaksanaan program MBG.
Namun, sebelum hasil Pemeriksaan Epidemiologi disampaikan, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa belum dapat disimpulkan.
Dinkes Pati masih melakukan penelusuran untuk memastikan sumber kejadian serta mengumpulkan informasi mengenai makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa sebelum mengalami keluhan kesehatan. (red)





